"Berbagi cerita adalah salah satu ungkapan syukur dari kehidupan"

Topic : Waktu

Posted by : Sandal Kecil


Aku tidak tahu, waktu ini
akankah berjalan normal
atau lebih cepat dari biasanya
atau lebih lambat dari biasanya
sayang sekali aku bukan pengendali waktu
ada banyak hal yang ingin kuucap saat itu
ada banyak hal yang ingin kuceritakan padamu
tapi aku hanya membiarkan waktu berlalu

Lalu aku hanya diam atau beranjak
suasana sunyi dari waktu yang sedang berjalan
setiap kali waktu bergulir dalam ruang yang sama
ruang yang tidak asing bagi kita
tahukah kamu
kalau aku ingin waktu itu berjalan lebih lambat
atau berhenti untuk kita beberapa menit saja
hanya beberapa menit saja

Hari itu aku selalu mencari sesuatu
entahlah benda yang jatuh mungkin
tapi aku tak pernah menemukannya
bukan benda yang nyata
mungkin hanya perasaanku saja
tapi entahlah, aku tidak mengerti
aku tak pernah sesusah ini sebelumnya
bukan masalah

Aku kembali tersadar
waktu terus berjalan
masih banyak hal yang harus ku kejar
jika satu kali aku menatap ke arah yang sama
aku hanya akan kehilangan waktu
seandainya waktu berjalan lebih lama
kesempatan langka itu tidak akan kulewatkan
walaupun waktu nampaknya tak memihakku

Memang ada sebuah kesempatan
walau cuma bisa berharap tak boleh kuabaikan
semoga Tuhan menjagaku tetap berjalan lurus
di jalan yang penuh perjuangan
masih saja berlanjut
bersama waktu dan ketentuan-Nya
yang selalu menjadi dambaan
bagi setiap insan beriman

Dunia hanya panggung sandiwara
dan Tuhan sebagai sutradaranya
semua kisahku akan indah
semua ceritaku akan bermakna
jika waktu-waktu itu tak berlalu
begitu saja

Untuk kesekian kalinya
aku hanya merindu
merindu waktu yang Tuhan cipta
untuk kita bersama
seperti duniaku sendiri
yang seakan tak pernah usai
walaupun kadang tak damai

Lewat waktu ini aku ingin berkata
aku sungguh menginginkanmu
agar tak ada lagi kata sesal
dalam waktu
yang berharga
dalam kesempatan
ladang amal

Inilah waktu yang menyapaku
tanpa henti
sebelum aku mati
dan kehabisan kesempatan
di dunia fana ini
yang semuanya tampak menjanjikan
tapi menjerumuskan

Lebih dari sekedar mengerti
lebih dari sekedar ingin
waktu yang kujalani
menjadi lebih berarti
menjadi warna seni
yang menghiasi jejak-jejaku di bumi
tempat waktuku saat ini

Lagi-lagi soal waktu
aku tak tahu
karena ini rahasia-Nya
mungkin suatu hari
bila hembusan nafas
belum terhenti
aku akan kembali

Aku hanya hamba yang dhoif
kadang menjadi naif
sedang hati ini tak murni positif
aku mengerti
bila kebijakan hati
tak mampu menggunakan waktu
rugilah jiwa ini

Harus ku akui
aku sangat merindu
waktu yang kita jalani bersama
dalam kedekatanku pada-Nya
kau yang mulia
entah sekarang akan berakhir
semoga Allah mengizinkanku bersua lagi
bulan Ramadhan penyejuk hati

ALHAMDULILLAH semoga kita dupertemukan lagi dengan Ramadhan yang penuh Rahmat, penuh Pengampunan dan Keberkahan.

Title : Aku dan Bulan Ramadhan







Tuesday, August 6, 2013 0 comments

Ember dan Cinta

Posted by : Sandal Kecil

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu Wamaghfirah.

Pasti semua tahu yang namanya "ember". Sudah jelas bentuk dan fungsinya. Ember itu sebuah wadah untuk menimba atau mengangkut air. Sama halnya dengan ember, hati manusia juga sebuah wadah. 
Wadah untuk merasakan segala sesuatu. Mulai dari hal paling sederhana sampai hal paling rumit sekali pun. Nah, apa hubungannya ember dengan hati ? Karena benda-benda itu punya materi untuk diwadahi, fungsinya hampir sama tapi materi yang diangkut berbeda. Lihatlah di sekitar tempat tinggalmu, adakah ember yang tidak berisi air atau kita sering menyebutnya "ember kosong".
Sebenarnya kita kurang tepat mendefinisikannya. Ember yang ada di bumi yang kita katakan kosong sebenarnya berisi. Yup, benar. Ember berisi udara yang tidak bisa kita lihat dengan kasat mata. 
Sama halnya dengan hati, hati itu tidak pernah kosong, dia juga mengangkut materi yaitu cinta. Cintalah yang membuat hati hidup. Cinta dari Allah kepada manusia dan sebaliknya. Sama dengan ember yang sedang mengangkut udara. 
Poin pentingnya adalah ember yang berisi udara akan lebih ringan diangkat. Sama seperti hati yang berisi cinta kepada Allah. Nah ketika hati kita mencintai selain Allah, misalnya hal-hal yang ada di dunia. Sama dengan mengisi ember dengan air. Dalam ember sekarang ada dua materi yaitu udara dan air. Sekarang ember menjadi lebih berat untuk diangkat apalagi kalau isinya penuh. Dan semakin penuh dengan air, ember akan mudah pecah bila terjatuh. Pasti paham. Yup, Begitu pula dengan hati manusia ketika mencintai apa-apa yang ada di dunia. Semakin berlebihan kita mencintai yang ada di dunia, semakin berat hati kita untuk dibawa menuju Allah. Bahkan ketika kita tidak kuat membawanya, dia bisa jatuh dan pecah. 

Maka dari itu berhati-hatilah membawa ember, eh maksudnya hati. 
Penuhilah ruangnya untuk cinta  pada Allah, sehingga kita bisa menggunakannya terus-menerus untuk mengangkut cinta yang lain yang tidak berlebihan. 
Tapi hati tidak sesempit ember, dia bisa menjadi sangat luas ketika menjadi hati yang berisi cinta pada Allah dan Rasul-Nya.
Allahu A'lam 
Tuesday, July 23, 2013 0 comments

Don't give up

Posted by : Sandal Kecil


Assalamu'alaikum
Untuk sahabat-sahabatku semua yang dirahmati Allah
Jangan sampai putus asa

syetan suka dengan orang-orang yang berputus asa terhadap rahmat-Nya, hey, kalau minta ampunnya nunggu kamu bersih 100% dari dosa, terus kapan mau minta ampunnya sama Allah, orang manusia itu memang banyak dosa kok, termasuk gue...

Luasnya ampunan Allah lebih luas daripada dosa manusia

Hadits ini menunjukkan luasnya ampunan Allah. Hal ini dikuatkan dengan hadits lainnya,

حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « قَالَ اللَّهُ يَا ابْنَ آدَمَ إِنَّكَ مَا دَعَوْتَنِى وَرَجَوْتَنِى غَفَرْتُ لَكَ عَلَى مَا كَانَ فِيكَ وَلاَ أُبَالِى يَا ابْنَ آدَمَ لَوْ بَلَغَتْ ذُنُوبُكَ عَنَانَ السَّمَاءِ ثُمَّ اسْتَغْفَرْتَنِى غَفَرْتُ لَكَ وَلاَ أُبَالِى يَا ابْنَ آدَمَ إِنَّكَ لَوْ أَتَيْتَنِى بِقُرَابِ الأَرْضِ خَطَايَا ثُمَّ لَقِيتَنِى لاَ تُشْرِكُ بِى شَيْئًا لأَتَيْتُكَ بِقُرَابِهَا مَغْفِرَةً »
Anas bin Malik menceritakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), ”Wahai anak Adam, sesungguhnya jika engkau menyeru dan mengharap pada-Ku, maka pasti Aku ampuni dosa-dosamu tanpa Aku pedulikan. Wahai anak Adam, seandainya dosamu membumbung tinggi hingga ke langit, tentu akan Aku ampuni, tanpa Aku pedulikan. Wahai anak Adam, seandainya seandainya engkau mendatangi-Ku dengan dosa sepenuh bumi dalam keadaan tidak berbuat syirik sedikit pun pada-Ku, tentu Aku akan mendatangi-Mu dengan ampunan sepenuh bumi pula.”

Kedua: Allah akan mengampuni setiap dosa meskipun dosa besar selama mau bertaubat

Selain faedah dari hadits ini, kita juga dapat melihat pada firman Allah Ta’ala,

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
“Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az Zumar: 53).

So jangan takut minta ampun kalau kita banyak dosa, sehina apapun diri kita di hadapan Allah, Maghfiroh-Nya akan selalu tersedia untuk kita yang mau bertaubat dan memohon ampunan. Merasa hina di hadapan Allah, tak apa, memang kita banyak dosa, tapi jangan sampai kita putus asa, untuk berusaha mendekatkan diri pada Allah. Dan bertobatlah dengan sebenar-benarnya tobat (nasuha).

NB: saya baru belajar, yang menulis tidak lebih mulia dari yang membaca, tapi tak ada salahnya jika saya membagi sesuatu yang semoga bermanfaat. Maaf bila tulisan saya kurang berkenan, Wassalam
Wednesday, July 10, 2013 0 comments

Ana apa ?

Posted by : Sandal Kecil

        Hari rabu jam 10 aku harus mengikuti makul bahasa Indonesia. Aku duduk di bangku paling belakang. Di sampingku ada permempuan yang ku tak kenal, maklum maba, dan rombelnya ganti-ganti jadi ga pernah menghafal nama teman. Hari itu sangat membosankan, cuma nyatet doank. Perempuan di sampingku tadi melongok ke arahku dan melihat tulisan yang kucatat gara-gara nggak bisa baca tulisan di papan tulis. Sontak aku menoleh ke arahnya, dan apa yang terjadi, dengan cepat dia memalingkan wajahnya dariku dan menutup buku catatanya. Kulihat wajahnya memerah menahan rasa malu. Kemudian aku bertanya, "ana apa mbak??", jawabannya membuatku menahan tawa, "Cah lanang kok tulisane apik banget tho, aku dadi minder, TULISANKU ELEK".
Monday, July 8, 2013 0 comments

terlanjur dihukum

Posted by : Sandal Kecil
      Waktu itu aku masih kelas 4 SD, dan memang aku dikenal sebagai juara kelas, karena selalu mendapat peringkat satu. Tapi mungkin kekonyolan ini bisa saja mencerminkan kalau aku tidak pantas mendapat rangking satu. Mohon yang satu ini jangan ditiru, tapi ya kalau ada sedikit hikmahnya boleh dipetik keburu layu.... hehehe.
      Singkat cerita pada hari sebelum hari eksekusi hukuman, guru kelas 4 menyuruh para siswanya untuk membawa buku LKS mata pelajaran IPS untuk keesokan harinya, karena jadwal IPA akan diisi IPS karena ibu guru berhalangan untuk mengajar. Pengumuman itu disampaikan pada siswa saat jam istirahat, dan aku memang berada di dalam kelas, tapi karena seisi ruang sedang gaduh, jadi aku tidak tahu kalau Ibu guru tadi sedang menyampaikan pengumuman penting.
     Keesokan harinya kumasukkan buku-buku sesuai jadwal dan berangkat sekolah seperti biasa. Dan pelajaran dimulai seperti biasa. Kemudian tibalah saatnya untuk jadwal mata pelajaran IPA. Ibu guru yang masuk lalu mengkondisikan kelas, kemudian bertanya pada anak-anak.
    "PRnya sudah dikerjakan ?"
    "sudah Bu guru !" serentak semua menjawab.
Aku mempersiapkan buku catatan dan alat tulis di atas meja

Bu Guru : Hari ini jadwalnya apa wahyu ?
Wahyu   : IPA Bu'.
Bu Guru : jadwalnya hari seharusnya ini IPA tapi sesuai dengan pengumuman kemarin, akan Ibu isi IPS.
Wahyu   : (haduh) mulai adem panas.
Bu Guru : Ayo anak-anak dikeluarkan LKSnya
Wahyu   : (mulai salah tingkah)
Bu Guru : Ayo anak-anak siapa yang tidak membawa LKS ?
Wahyu   : (menoleh ke sekitar, tidak ada satupun yang mengangkat tangan) dengan sedikit keberanian lalu       aku aku mengangkat tangan
Bu Guru : Wahyu, ayo maju ke depan. (nada tegas)
Wahyu   : (pasrah)
Bu Guru : Kamu itu seharusnya menjadi contoh teman-teaman yang lain (sambil menjewer telingaku)
Wahyu   : (diam dan tertunduk malu)
Bu Guru : Ayo siapa lagi yang tidak membawa LKS ? 

         Seisi kelas pun menjadi terdiam (krik krik krik) dan apa yang terjadi selanjutnya di luar dugaan. Semua siswa seisi kelas mengangkat tangan, semuanya, awalnya cuma sebagian besar, tapi kemudian yang dari tadi diam ikut-ikutan angkat tangan. nah lho nah lho.
Bu Guru : Tadak ada yang membawa LKS IPS ?
siswa     : tidak Bu.
Bu Guru : (diam sejenak, merasa salah dan menyuruhku duduk kembali)
       Haduh tapi aku terlanjur dihukum, telingaku masih berbekas jeweran.
   

0 comments

Copyright © 2012 HENSHIN !!! | Naruto Vs Sasuke V2 Theme | Designed by Johanes DJ