"Berbagi cerita adalah salah satu ungkapan syukur dari kehidupan"

Showing posts with label Hikmah. Show all posts
Showing posts with label Hikmah. Show all posts

Prasangka

Posted by : Sandal Kecil
sebagian prasngka memang tidak baik. Kita tidak boleh menjudge sesuatu yang tidak terlihat. Misalnya saja ada seseorang yang sedang berbuat baik, kemudian dia menjadi sangat dikenal oleh orang lain. Tapi justru kita mengaggap kebaikannya hanya karena popularitas dan cari muka saja. Belum tentu juga kan. Atau kita malah mengatakan sesuatu yang menyakiti hatinya sehingga kebaikan yang selama ini dilakukan seakan-akan tidak ada nilainya. Nah, disinilah Islam mengajarkan kita untuk selalu berhuznuzhon terhadap sesuatu yang tidak bisa kita nilai dengan mata. Ya gunakanlah mata hati. Biarkanlah orang laing berbuat baik. Urusan dia memiliki niatan yang buruk, itu urusannya dengan Tuhan dan bukan urusan kita. Setidaknya dia sudah berbuat baik. Muhasabahilah diri sendiri, jangan-jangan kita sendiri malah jarang berbuat kebaikan terhadap orang lain. Luruskan niat kuatkan hati. Karena memang manusia memiliki nafsu yang condong kepada niatan buruk, maka berserahlah kepada Allah. Bismillah, semoga amalan kita bernilai di hadapan Allah.
Tuesday, February 3, 2015 0 comments

"Sahabat Terbaikmu"

Posted by : Sandal Kecil
Judul ini saya ambil dari jargon sebuah organisasi kampus yang bernama "FIRDAUS" (Forum Silaturrahim Dakwah Kampus). Tempat saya belajar tentang rohis pertama kali. Walaupun dulu saya belum pernah sekali pun ikut kegiatan rohis di SMP ataupun SMA, namun ketika saya bertemu dengan FIRDAUS, saya langsung jatuh cinta padanya. Cinta pada Firdaus juga pada para sahabat yang senantiasa membawa saya untuk mendekat pada Allah SWT, mengajarkan kebersamaan Islam, Keberagaman dan tentu saja saling percaya satu sama lain.

Setiap kali nama FIRDAUS diseru maka jargon "SAHABAT TERBAIKMU" selalu setia mengikuti ikrarnya. Entah kenapa di benak saya, ada tanda tanya besar tentang asal-usul jargon ini. Siapa yang membuatnya, siapa yang pertama kali mencetuskannya?

Mungkin untuk cari tahu siapa orangnya, saya tidak akan pernah menemukannya, karena sudah turun-temurun jargon ini disematkan tanpa tertuang di dalam naskah apapun di dalam organisasi ini. Sungguh seandainya kita bisa mengetahui makna di balik jargon ini, kita akan belajar sesuatu.

Dan suatu saat, saya membaca sebuah buku koleksi games untuk muslim cilik. Lhoh..... apa hubungannya yah... ? Di sana ada sebuah game tentang kisah teladan Rasulullah. Kemudian ketemulah sebuah kisah tentang Rasulullah yang memanggil "Sahabat" untuk para pengikutnya, bukan bawahan ataupun rakyat. Demikianlah saking cintanya Beliau kepada sahabat-sahabatnya. So, adakah hubungannya dengan jargon FIRDAUS ?

Ya.... kalau memang ada, mungkin founder FIRDAUS terdahulu ingin membudidayakan Sunnah Rasul yang mencintai para sahabatnya, seperti halnya para Fungsionaris Firdaus yang cinta terhadap setiap Mahasiswa di kampus. Ya. Semoga saja kita bisa menjalankan amanah dakwah dengan rasa cinta, seperti cinta Rasulullah kepada para sahabatnya dan bahkan pada seluruh umatnya.

Sholawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada junjungan Nabi Agung Muhammad وسلم عليه  صلى الله
yang kepadanyalah Al-Qur'an diturunkan, Nabi yang kita harap-harapkan syafa'atnya di yaumul akhir. 
Dan semoga kita termasuk umatnya yang selamat.

Allahu A'lam.




Monday, September 29, 2014 0 comments

Ember dan Cinta

Posted by : Sandal Kecil

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu Wamaghfirah.

Pasti semua tahu yang namanya "ember". Sudah jelas bentuk dan fungsinya. Ember itu sebuah wadah untuk menimba atau mengangkut air. Sama halnya dengan ember, hati manusia juga sebuah wadah. 
Wadah untuk merasakan segala sesuatu. Mulai dari hal paling sederhana sampai hal paling rumit sekali pun. Nah, apa hubungannya ember dengan hati ? Karena benda-benda itu punya materi untuk diwadahi, fungsinya hampir sama tapi materi yang diangkut berbeda. Lihatlah di sekitar tempat tinggalmu, adakah ember yang tidak berisi air atau kita sering menyebutnya "ember kosong".
Sebenarnya kita kurang tepat mendefinisikannya. Ember yang ada di bumi yang kita katakan kosong sebenarnya berisi. Yup, benar. Ember berisi udara yang tidak bisa kita lihat dengan kasat mata. 
Sama halnya dengan hati, hati itu tidak pernah kosong, dia juga mengangkut materi yaitu cinta. Cintalah yang membuat hati hidup. Cinta dari Allah kepada manusia dan sebaliknya. Sama dengan ember yang sedang mengangkut udara. 
Poin pentingnya adalah ember yang berisi udara akan lebih ringan diangkat. Sama seperti hati yang berisi cinta kepada Allah. Nah ketika hati kita mencintai selain Allah, misalnya hal-hal yang ada di dunia. Sama dengan mengisi ember dengan air. Dalam ember sekarang ada dua materi yaitu udara dan air. Sekarang ember menjadi lebih berat untuk diangkat apalagi kalau isinya penuh. Dan semakin penuh dengan air, ember akan mudah pecah bila terjatuh. Pasti paham. Yup, Begitu pula dengan hati manusia ketika mencintai apa-apa yang ada di dunia. Semakin berlebihan kita mencintai yang ada di dunia, semakin berat hati kita untuk dibawa menuju Allah. Bahkan ketika kita tidak kuat membawanya, dia bisa jatuh dan pecah. 

Maka dari itu berhati-hatilah membawa ember, eh maksudnya hati. 
Penuhilah ruangnya untuk cinta  pada Allah, sehingga kita bisa menggunakannya terus-menerus untuk mengangkut cinta yang lain yang tidak berlebihan. 
Tapi hati tidak sesempit ember, dia bisa menjadi sangat luas ketika menjadi hati yang berisi cinta pada Allah dan Rasul-Nya.
Allahu A'lam 
Tuesday, July 23, 2013 0 comments

tulisan di pintu

Posted by : Sandal Kecil
Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh :)
hey sob ! ketemu lagi di blog ane yang sederhana ini, hehe. Ane punya cerita,
suatu hari di malam yang dingin dan perut ane udah protes-protes minta diisi,
ane bermaksud untuk mencari warung makan. Setelah muter-muter kurang lebih 20 menitan, cari tempat makan yang ga rame, dan ga ngantri lama, akhirnya ketemu sebuah warung sederhana di pinggir jalan.


eh.. Iya sob ini bukan sesi curhat :) langsung saja kita ke topik sebenarnya.... teretttttttttttttt.......teeet.... tet.... tet...... 


Singkat cerita,
ketika menikmati makanan ane, tidak sengaja pandangan ane tertuju pada pintu warung berwarna oranye yang di atasnya tertulis sebuah kalimat bismillah dalam tulisan hijayyah dan di sampingnya ada tulisan "dengan Nama Nama Mu yang baik". Yang membuat saya takjub adalah tulisan di bingkai itu adalah tulisan anak-anak seusia taman kanak-kanak dilihat dari struktur dan bentuk tulisan yang tidak rapi dan tereja terputus - putus. subhanallah. Ini mengingatkan ane pada satu hal, anak kecil saja bisa mengekspresikan rasa cinta pada Allah meski cuma lewat tulisan yang sekilas tampak berantakan, lha kita yang udah gede gini, kadang aja lupa, hatinya cuma disia - siakan menghabiskan waktu buat yang selain Allah. Kapan sih hati kita bersama Allah, pas Ibadah aja kadang hati kita ga ada di tempat, huh,,, astaghfirullah.... lewat tulisan di bingkai itu Allah mungkin sedang menegur ane yang sering lupa untuk menyandarkan hati pada-Nya. Lagi - lagi masalah hati, maslah paling sensitif ,, ciehh.... hehehe. Mungkin tidak akan ada hati yang merasa sakit, tidak ada hati yang hancur berkeping-keping, tidak ada hati yang teriris, apalagi patah hati. Mungkin semua itu terjadi karena kita terlalu berharap dengan manusia, padahal manusia ga bisa menjanjikan kebahagiaan kan (?).
Saturday, July 6, 2013 1 comments

Copyright © 2012 HENSHIN !!! | Naruto Vs Sasuke V2 Theme | Designed by Johanes DJ