"Berbagi cerita adalah salah satu ungkapan syukur dari kehidupan"

Prasangka

Posted by : Sandal Kecil
sebagian prasngka memang tidak baik. Kita tidak boleh menjudge sesuatu yang tidak terlihat. Misalnya saja ada seseorang yang sedang berbuat baik, kemudian dia menjadi sangat dikenal oleh orang lain. Tapi justru kita mengaggap kebaikannya hanya karena popularitas dan cari muka saja. Belum tentu juga kan. Atau kita malah mengatakan sesuatu yang menyakiti hatinya sehingga kebaikan yang selama ini dilakukan seakan-akan tidak ada nilainya. Nah, disinilah Islam mengajarkan kita untuk selalu berhuznuzhon terhadap sesuatu yang tidak bisa kita nilai dengan mata. Ya gunakanlah mata hati. Biarkanlah orang laing berbuat baik. Urusan dia memiliki niatan yang buruk, itu urusannya dengan Tuhan dan bukan urusan kita. Setidaknya dia sudah berbuat baik. Muhasabahilah diri sendiri, jangan-jangan kita sendiri malah jarang berbuat kebaikan terhadap orang lain. Luruskan niat kuatkan hati. Karena memang manusia memiliki nafsu yang condong kepada niatan buruk, maka berserahlah kepada Allah. Bismillah, semoga amalan kita bernilai di hadapan Allah.
Tuesday, February 3, 2015 0 comments

Sandal dan sabun colek

Posted by : Sandal Kecil
Pasti kalian akan bertanya-tanya tentang judul yang aneh ini. Ini hari ke-5 KKN di tempat pengabdian. Sebelumya karena susah kalau riwa-riwi harus lepas-pakai-lepas-pakai sepatu, saya putuskan untuk membeli sepasang sandal. Sandal jepit berwarna kuning.

Sandal kuning ini hanya berukuran 9, kecil memang untuk ukuran kaki mahasiswa. Tapi kenyataannya sandal ini bisa pas di kaki saya :O . Saya tidak tahu kenapa sandal kecil ini banyak diminati untuk dipakai kawan-kawan posko lainnya. Entahlah. Apa karena mereka malas beli sandal atau memang sandalnya mungil dan kelihatan lucu :3 .

Selain kisah sandal kecil juga ada kisah sabun colek yang dipersiapkan oleh si adi, yang entah mengapa dia bisa bawa sabun colek (buat apa coba :o ). Tapi ternyata memang persiapan buat cuci tangan di samping posko di ruang WC yang tidak tersedia sabun untuk cuci tangan. Tapi entah kenapa tuh anak bisa kepikiran bawa sabun colek padahal akhwat ndak ada yang bawa ke posko.

Kembali ke cerita sandal. Sandal ini walaupun kecil tapi sakti. Ya bisa berkeliaran ke sana-sini. Kadang ada di pintu Timur, kadang di pintu Selatan, kadang menghilang dan kembali lagi (karena dipinjam hehe.... tenang sudah ijin). "Pak Wahyu pinjam sandal kecil" begitulah kawan-kawan di posko meminta ijin.

Hari ini terjadi insiden sandal pas tepat di peringatan hari Pahlawan yakni 10 November 2014. Tepatnya ketika sandal saya pergi jalan-jalan, saya hendak ke Musholla untuk sholat Dhuhur, karena belum pulang tuh sandal akhirnya terpaksa pakai van touvel. Karena kebiasaan pakai sandal, pulang dari Musholla tanpa pikir panjang saya pulang pakai sandal saya. Di sisnilah salmon ribut rebutan sandal gara-gara sandal yang dia pinjam menghilang. Tinggallah sepasang van touvel tersisa. Apakah salmon mau pakai van touvel ? tentu saja tidak. Akhirnya saya balik lagi untuk mengembalikan sandal saya sendiri kepada orang lain yang meminjam sandal saya. #lhoh :v jadi bingung.

Hari ini pun kami menutup kegiatan di tempat pengabdian dengan berbagi ilmu bersama fahrul, aulia, melkist, rado, reza, dan jagoan-jagoan kecil lainnya dengan membaca surat Al-Ashr dan do'a penutup majlis.






Monday, November 10, 2014 1 comments

"Sahabat Terbaikmu"

Posted by : Sandal Kecil
Judul ini saya ambil dari jargon sebuah organisasi kampus yang bernama "FIRDAUS" (Forum Silaturrahim Dakwah Kampus). Tempat saya belajar tentang rohis pertama kali. Walaupun dulu saya belum pernah sekali pun ikut kegiatan rohis di SMP ataupun SMA, namun ketika saya bertemu dengan FIRDAUS, saya langsung jatuh cinta padanya. Cinta pada Firdaus juga pada para sahabat yang senantiasa membawa saya untuk mendekat pada Allah SWT, mengajarkan kebersamaan Islam, Keberagaman dan tentu saja saling percaya satu sama lain.

Setiap kali nama FIRDAUS diseru maka jargon "SAHABAT TERBAIKMU" selalu setia mengikuti ikrarnya. Entah kenapa di benak saya, ada tanda tanya besar tentang asal-usul jargon ini. Siapa yang membuatnya, siapa yang pertama kali mencetuskannya?

Mungkin untuk cari tahu siapa orangnya, saya tidak akan pernah menemukannya, karena sudah turun-temurun jargon ini disematkan tanpa tertuang di dalam naskah apapun di dalam organisasi ini. Sungguh seandainya kita bisa mengetahui makna di balik jargon ini, kita akan belajar sesuatu.

Dan suatu saat, saya membaca sebuah buku koleksi games untuk muslim cilik. Lhoh..... apa hubungannya yah... ? Di sana ada sebuah game tentang kisah teladan Rasulullah. Kemudian ketemulah sebuah kisah tentang Rasulullah yang memanggil "Sahabat" untuk para pengikutnya, bukan bawahan ataupun rakyat. Demikianlah saking cintanya Beliau kepada sahabat-sahabatnya. So, adakah hubungannya dengan jargon FIRDAUS ?

Ya.... kalau memang ada, mungkin founder FIRDAUS terdahulu ingin membudidayakan Sunnah Rasul yang mencintai para sahabatnya, seperti halnya para Fungsionaris Firdaus yang cinta terhadap setiap Mahasiswa di kampus. Ya. Semoga saja kita bisa menjalankan amanah dakwah dengan rasa cinta, seperti cinta Rasulullah kepada para sahabatnya dan bahkan pada seluruh umatnya.

Sholawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada junjungan Nabi Agung Muhammad وسلم عليه  صلى الله
yang kepadanyalah Al-Qur'an diturunkan, Nabi yang kita harap-harapkan syafa'atnya di yaumul akhir. 
Dan semoga kita termasuk umatnya yang selamat.

Allahu A'lam.




Monday, September 29, 2014 0 comments

Allah Tahu Aku

Posted by : Sandal Kecil
Allah Tahu Aku
aku ini tak berada
miliknya aku pinjam sementara
semua pasti ada kadaluarsanya

Allah Tahu Aku
tercipta dari tanah dan kembali ke tanah
meskipun kadang hati tak ramah
Allah Maha Pemurah

Allah Tahu Aku
masih bocah hingga nanti berkalang tanah
amal masih diasah
hati berkeluh kesah

Allah Tahu Aku
mana mauku mana mampuku
mana inginku mana butuhku
Allah beri aku

Allah Tahu Aku
berbangga dengan milik-Nya
bersyukur pun kadang lupa
diberi walau tanpa dipuja

Allah Tahu Aku
meminta dan terus meminta
tak tahu malu kalau banyak dosa
tak tahu malu mengiba

Allah Tahu Aku
bocah yang menghamba
meminta belas kasih dan sayang-Nya
mengharap ampun atas khilafnya



Sunday, August 17, 2014 0 comments

Api kita sudah menyala

Posted by : Sandal Kecil


Apa yang terbersit di pikiranmu, bila mendengar kata api? Panas? Menyala-nyala? Membakar? Semangat?

Ternyata dalam kehidupan sehar-hari, kita tidak hanya membutuhkan air. Ya. Kita juga membutuhkan api. Api selama ini banyak digunakan untuk keperluan memasak dan menghangatkan badan. Dulu ketika masih kecil saya suka main kembang api. Api juga menjadi sebuah hiburan bagi anak-anak. 

Kalau di film-film kartun, api sering digambarkan dengan kemarahan, merusak, dan kekuatan. Ternyata di kehidupan nyata lebih dari itu. Api bisa berarti cinta, semangat, kebahagiaan, kebersamaan, keberanian dan lain sebagainya sesuai dengan bagaimana kita mengartikannya.

Seperti malam ini, Rabu, 13 Agustus 2014. 10 pasukan menyulut kobaran api yang menyala-nyala. Membawa panji-panji cinta, semangat, kebahagiaan, kebersamaan dan keberanian untuk mewujudkan 10 dharma pramuka. Satu per satu mereka mengangkat lentera api. Lalu mengucapkan satu demi satu dharma yang mereka hormati.

Api kita sudah menyala
Api kita sudah menyala
Api api api api api
Api kita sudah menyala

Begitulah sorak sorai peserta kemah malam itu.
Tentu saja api unggun ini mampu menghangatkan dari hawa dingin halaman sekolah
Mengusir nyamuk-nyamuk yang datang mengganggu,dan hal yang paling penting,
Api telah membuat kami merapat dalam kebersamaan dan kegembiraan.

Api adalah makhluk Tuhan
yang dulu diantara kaum Nabi Ibrahim digunakan untuk kedzaliman
namun tidak mampu membakar kulit orang yang beriman




0 comments

Copyright © 2012 HENSHIN !!! | Naruto Vs Sasuke V2 Theme | Designed by Johanes DJ