"Berbagi cerita adalah salah satu ungkapan syukur dari kehidupan"

Walkthrough Validasi Kelulusan Jurusan & Mendaftar Wisuda (Unnes PGSD ngaliyan)

Posted by : Sandal Kecil
Assalamu'alaykum mas, mbak, dan adik-adik.

Berhubung ada beberapa mahasiswa pejuang 6 sks (skripsi) yang sering bertanya kepada saya belakangan ini, saya berinisiatif untuk membuat walkthrough validasi kelulusan dan mendaftar wisuda di Universitas. Biar kesannya proses  validasi dan pendaftaran ini asyik seperti main game petualangan strategi dan tidak membuat kamu stress, mimin membuat walkthrough ini.

Dinyatakan lulus setelah sidang bukanlah akhir dari segalanya bung, masih ada sederet administrasi yang harus diselesaikan untuk meraih kelulusan yang hakiki hehe...

Pastikan kamu sudah memiliki target waktu untuk menyelesaikan revisimu, misal satu bulan selesai revisi. Rencanakan pertemuan dengan dosen, agar revisimu berasa harus segera diselesaikan tepat waktu atau bahkan sebelum deadline.

Setelah nilai diinput oleh ketiga dosen penguji, kamu akan mendapatkan fasilitas untuk cetak berita acara di kantor TU. Di surat itu kamu bisa melihat nilai skripsimu. Di depan kantor TU kamu bisa melihat sebuah kertas yang ditempel di papan pengumuman (jika belum raib XD ) di situ kamu bisa melihat alur dan persyaratan validasi kelulusan di jurusan.

Baik, langkah 1:
Ada setidaknya 13 poin yang tertera pada persyaratan validasi kelulusan.
1. sudah validasi selesai revisi oleh dosbing
2. mengumpulkan KHS/Transkrip nilai
3. mengumpulkan print out bukti upload skripsi
4. mengumpulkan surat keterangan publikasi manuskrip
5. mengumpulkan surat keterangan bebas perpus jurusan dan perpus pusat
6. mengumpulkan KTM asli
7. mengumpulkan slip registrasi administrasi semester terakhir
8. mengumpulkan CD yang berisi file manuskrip dan skripsi dalam format .doc dan pdf. (diwadahi dan diberi label)
9. mengumpulkan 1 jilid skripsi hardcover ke petugas validasi di TU (Mbak Diah kalau belum ganti)
10. Sudah mengisi profil mahasiswa, upload berkas sertifikat pastikan sertifikat diklatsar dan KMD sudah terupload. (eman-eman wis melu pelatihan gak diupload)
11. mengumpulkan fotocopy sertifikat KMD pramuka
12. mengumpulkan fotocopy sertifikat Diklatsar KSR
13. mengumpulkan fotocopy sertifikat lain yang diperoleh selama study di UNNES.

Oke, kita bahas satu-satu...
untuk poin yang saya coret berarti biasanya sudah dikumpulkan pada saat sidang skripsi

Langkah 2:
Pastikan sudah selesai revisi dan sudah upload file skripsi di sitedi. File yang diupload dibagi menjadi 6 bagian, yaitu bagian abstrak dan BAB I, BAB II, BAB III, BAB IV, BAB V, dan lampiran jangan lupa ubah formatnya ke pdf.
Setelah berhasil upload, kemudian pilih menu cetak bukti upload, kemudian browsermu akan otomatis mendownload file pdf. bukti upload. Wajib diprint.

Langkah 3:
Jika kamu belum mengumpulkan dan mengisi jurnal manuskrip, maka bersegeralah selesaikan urusan manuskrip dan layout jurnal, Jika kesulitan, bertanyalah pada petugas yang mengurus manuskrip (biasanya dari mahasiswa semester 4) cari kontaknya atau cari orangnya di PKM hehe... karena biasaya mahasiswa pengurus manuskrip tidak jauh-jauh dari aktivis UKM. Setelah selesai diperiksa manuskripnya silakan dicetak softcover warna kuning krem (kalau belum diubah) dan dilengkapi dengan CD berisi file manuskrip. Layout manuskrip diupload di http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jlj kalau bingung ngisinya tanya sama yang sudah paham... :) Jangan lupa setelah mengumpulkan manuskrip ke petugas, minta surat keterangan pubikasi. Kemudian mintalah tanda tangan dari ketua dewan penyunting manuskrip. Bertanya pada petugas yang sudah memberimu kertas bukti publikasi.

Langkah 4:
Pergilah ke perpustakaan jurusan, di sana kamu akan bertemu dengan petugas abadi sepanjang masa. Pak Hisam Begitu akrab disapa. hehe... maaf Pak. Di sana siapkanlah softfile skrpsi dan manuskrip. Kamu juga akan mengisi biodata, dan mengisi form bebas perpus.

Langkah 5:
Catatan : siapkan file pdf manuskrip dan skripsi serta CD berisi softfile yang sudah diberi label. Pergilah ke perpustakaan pusat di area gedung H. Perpustakaan ada di lantai 2. Di sana kamu bisa ijin atau bertanya dengan administrator depan tangga. Kamu akan diarahkan untuk memasuki ruangan di samping kiri. Kemudian serahkan file kepada petugas. Kamu akan diarahkan untuk mengisi beberapa data di komputer terkait nama, jurusan, judul skripsimu, dan kata kunci.
Setelah itu kamu baru diijinkan untuk menuju loket petugas yang mengurus kartu bebas perpus. Kamu akan mendapatkan form yang harus diisi, kemudian serahkan kembali form tersebut beserta CD berisi softfile yang tadi sudah kamu siapkan.

Langkah 6:
Validasi my Unnes. Setelah melengkapi data di my Unnes, temuilah Dosen Wali, silaturrahim sekaligus berpamitan, mintalah validasi data di my Unnes, jika dosen wali tidak berkenan dan menyerahkan ke sekretaris jurusan, barulah bertemu sekretaris jurusan untuk minta validasi my Unnes.

Langkah 7:
Serahkan semua berkas yang sudah kamu dapat dari proses panjang yang kita lalui bersama eh... maksudnya proses melengkapi persyaratan :) Catatan: siapkan hardcover satu jilid skripsi dan satu CD berisi softfile skripsi dan manuskrip berformat .doc dan pdf. Fotocopy sertifikat, perlu atau tidak? dibawa saja buat jaga-jaga, karena saya dulu cuma dimintai kartu bebas perpus.
Pertama, surat publikasi dikumpulkan di Pak Bona bag. Keuangan, jangan lupa siapkan uang 150rb untuk melunasi administrasi.

Langkah 8:
Berkas lainnya seperti kartu bebas perpus, satu jilid skripsi, softfile, dll dikumpulkan ke Mbak Diyah. sambil menunggu, minta form dari Pak Khabib, berupa surat keterangan lulus dari jurusan dan surat pengantar. Mintakan tanda tangan pada Ketua jurusan bersamaan dengan transkrip. Kumpulkan form tadi ke mbak Diyah. Dan bersabarlah sampai kamu dinyatakan lulus dan tidak bisa mengakses akun mahasiswa di sikadu.
Done !!! Alhamdulillah proses validasi sudah selesai.


Proses Mendaftar Wisuda dan verifikasi wisuda.

Langkah 1:
Sekarang yang harus kamu lakukan adalah mendaftar wisuda online lewat sikadu. Cetak Bukti pendaftaran wisuda online, kemudian untuk pembayaran melalui BNI bawa bukti tersebut karena di situ ada PINnya.

Langkah 2:
Tiga berkas berupa transkrip, surat pengantar, dan surat keterangan lulus dari jurusan yang sudah ditandatangani oleh Ketua jurusan akan kamu bawa ke Fakultas untuk mendapatkan tanda tangan Bapak Dekan pada transkrip dan Surat Keterangan Lulus dari Fakultas, akhirnya kamu bertemu dengan beliau Ibu Mujiyati lagi...

Langkah 3:
Setelah mendapat tanda tangan, difotocopy kemudian mintakan cap ke Ibu Mujiyati.
Untuk verifikasi wisuda syaratnya sudah ada di situs sekitarunnes.com sepeerti berikut:


  1.  Formulir pendaftaran wisuda.
  2. Fotocopy ijazah terakhir.
  3. SBVT yang sudah distempel oleh Fakultas masing-masing. 
  4. Foto 3x4 sebanyak 6 lembar (FORMAT DOF). 

Kumpulkan berkas verifikasi wisuda di loket BAAK paling kiri dekat tangga jalan menuju gedung rektorat.

Setelah itu kamu akan mendapatkan ini :

Alhamdulillah, simpan berkas-berkasnya jangan sampai rusak atau hilang. Demikian walkthrough yang telah saya buat. Jika membantu saya bersyukur, jika membingungkan saya mohon maaf. Semoga bermanfaat.

Friday, June 17, 2016 0 comments

ODWQ SDIT

Posted by : Sandal Kecil
One day with Qur'an SDIT Insan Mulia. Sayangnya saya tidak bisa mendengarkan anak-anak muroja'ah, karena tugas kantor peninggalan rekan yang sedang diklat, huft. Tapi senang juga bisa nganter anak-anak sholat Jumat di Masjid. Apalagi mendengar mereka berseru, horeee Pak Wahyu sudah datang..., rasanya saya benar-benar berharga buat mereka. Bersama dua rekan saya yang saya culik selepas jam kuliah, kami berangkat jalan kaki.

Sepertinya kami terlalu awal pergi ke masjid. Anak-anak mulanya susah diajak duduk rapi menunggu adzan, giliran mereka sudah bisa rapi ditegur sama bapak-bapak, "dek sholatnya di atas saja", memang yang ditegur cuma dua anak. Tapi ketila mereka seolah mengatakan "asyik sholat di atas (lantai 2)" dua orang lari naik, disusul semuanya. Pesan saya di awal rupanya hilang tertindih pernyataan Bapak itu tadi. Kan ndak mungkin saya ikutan lari ke atas mengejar mereka, kalau saya masih anak-anak sih wajar, udah gede ini.

Akhirnya sholat dimulai, walaupun anak-anak di atas agak berisik baca aamiinnya, biarkan dulu mereka senang dengan masjid, dengan rumah Allah, jangan dimarahi. Biar hari ini berkesan untuk mereka. Bukankah belajar itu untuk bahagia?

Selesai sholat mereka bingung cari Pak Wahyu, ya soalnya saya geser ke shaf depan yang kosong, doa sebentar langsung keluar mendampingi anak-anak. Dan apa yang terjadi sodara-sodara..... ? Raihan nangis kehilangan sandal barunya. Tinggallah satu sandal yang sama tapi sudah kusam dan hilang warnanya. Beberapa saat saya bingung bagaimana cara menenangkan Raihan. Saya mencoba menghiburnya dengan berkata, nanti Bapak belikan yang baru buat mas Raihan (nah loh Bapaknya Raihan siapa?) sandal yang ini dipinjam dulu. Baru mau dipakai tuh sandal tiba-tiba seorang anak menghampiri kami, kemudian melepas sandal Raihan di depan kami. Sambil menunjukkan wajah malu tapi sambil senyum-senyum. Anak yang baik, terima kasih ya nak.

Kami pun pulang ke SD untuk melanjutkan kegiatan, makan siang dilanjutkan dengan dongeng dari Kak Jendro. Saya malu dipanggil ustad oleh Kak Jendro. Mungkin karena kak Jendro belum tahu nama Saya (kebiasaan tidak memperkenalkan diri). Di luar insiden microphone mati mendadak, dongeng berlangsung seru dan cukup meriah. Anak-anak sampai narik-narik Jojo... haha. Maafkan anak-anak ya Kak. Jangan kapok berkunjung di Sekolah kami yang "ndlesep" tempatnya, biar ndlesep tapi bisa melahirkan anak-anak yang hebat seperti mereka. Smile Emoticon.


Sunday, April 24, 2016 0 comments

S S S....

Posted by : Sandal Kecil
Hari ini masih ngantuk, gegara semalam penutupan panitia irmas dan pembentukan dedengkot.... eh, maksudnya ketua. hehe... peace. Masuk kantor (n)telat, pak bos lagi ada acara pagi. Gonta ganti cover proposal gak kelar-kelar. Yooosh!!! menyemangati diri-sendiri. Habis belum ada yang nyemangati. Hahaha...

Anggap saja tulisan yang satu ini hiburan. Siang-siang. Panas-panas. Kepala sudah puyeng. Lagi fokus di depan laptop dengan tumpukan-tumpukan literatur buat update materi... tiba-tiba, ada anak kecil menyibak tirai pintu belakang kantor. Anaknya lucu, cerdas, berbakat mirip sama Pak bos, kecuali lucunya. Sambil malu-malu anak tadi bertanya, Pak Wahyu lagi Shaum? (itu murid saya di sekolah). Tidak, de'. Terus saya dikasih ini :

makasih ya nak, sudah baik sama pak guru, kepala pak guru sudah adem. Pak guru do'akan semoga tambah pinter, tambah sholehah, dan ilmunya kelak bermanfaat untuk umat. aamiin.
Tuesday, April 19, 2016 0 comments

Prasangka

Posted by : Sandal Kecil
sebagian prasngka memang tidak baik. Kita tidak boleh menjudge sesuatu yang tidak terlihat. Misalnya saja ada seseorang yang sedang berbuat baik, kemudian dia menjadi sangat dikenal oleh orang lain. Tapi justru kita mengaggap kebaikannya hanya karena popularitas dan cari muka saja. Belum tentu juga kan. Atau kita malah mengatakan sesuatu yang menyakiti hatinya sehingga kebaikan yang selama ini dilakukan seakan-akan tidak ada nilainya. Nah, disinilah Islam mengajarkan kita untuk selalu berhuznuzhon terhadap sesuatu yang tidak bisa kita nilai dengan mata. Ya gunakanlah mata hati. Biarkanlah orang laing berbuat baik. Urusan dia memiliki niatan yang buruk, itu urusannya dengan Tuhan dan bukan urusan kita. Setidaknya dia sudah berbuat baik. Muhasabahilah diri sendiri, jangan-jangan kita sendiri malah jarang berbuat kebaikan terhadap orang lain. Luruskan niat kuatkan hati. Karena memang manusia memiliki nafsu yang condong kepada niatan buruk, maka berserahlah kepada Allah. Bismillah, semoga amalan kita bernilai di hadapan Allah.
Tuesday, February 3, 2015 0 comments

Sandal dan sabun colek

Posted by : Sandal Kecil
Pasti kalian akan bertanya-tanya tentang judul yang aneh ini. Ini hari ke-5 KKN di tempat pengabdian. Sebelumya karena susah kalau riwa-riwi harus lepas-pakai-lepas-pakai sepatu, saya putuskan untuk membeli sepasang sandal. Sandal jepit berwarna kuning.

Sandal kuning ini hanya berukuran 9, kecil memang untuk ukuran kaki mahasiswa. Tapi kenyataannya sandal ini bisa pas di kaki saya :O . Saya tidak tahu kenapa sandal kecil ini banyak diminati untuk dipakai kawan-kawan posko lainnya. Entahlah. Apa karena mereka malas beli sandal atau memang sandalnya mungil dan kelihatan lucu :3 .

Selain kisah sandal kecil juga ada kisah sabun colek yang dipersiapkan oleh si adi, yang entah mengapa dia bisa bawa sabun colek (buat apa coba :o ). Tapi ternyata memang persiapan buat cuci tangan di samping posko di ruang WC yang tidak tersedia sabun untuk cuci tangan. Tapi entah kenapa tuh anak bisa kepikiran bawa sabun colek padahal akhwat ndak ada yang bawa ke posko.

Kembali ke cerita sandal. Sandal ini walaupun kecil tapi sakti. Ya bisa berkeliaran ke sana-sini. Kadang ada di pintu Timur, kadang di pintu Selatan, kadang menghilang dan kembali lagi (karena dipinjam hehe.... tenang sudah ijin). "Pak Wahyu pinjam sandal kecil" begitulah kawan-kawan di posko meminta ijin.

Hari ini terjadi insiden sandal pas tepat di peringatan hari Pahlawan yakni 10 November 2014. Tepatnya ketika sandal saya pergi jalan-jalan, saya hendak ke Musholla untuk sholat Dhuhur, karena belum pulang tuh sandal akhirnya terpaksa pakai van touvel. Karena kebiasaan pakai sandal, pulang dari Musholla tanpa pikir panjang saya pulang pakai sandal saya. Di sisnilah salmon ribut rebutan sandal gara-gara sandal yang dia pinjam menghilang. Tinggallah sepasang van touvel tersisa. Apakah salmon mau pakai van touvel ? tentu saja tidak. Akhirnya saya balik lagi untuk mengembalikan sandal saya sendiri kepada orang lain yang meminjam sandal saya. #lhoh :v jadi bingung.

Hari ini pun kami menutup kegiatan di tempat pengabdian dengan berbagi ilmu bersama fahrul, aulia, melkist, rado, reza, dan jagoan-jagoan kecil lainnya dengan membaca surat Al-Ashr dan do'a penutup majlis.






Monday, November 10, 2014 1 comments

Copyright © 2012 HENSHIN !!! | Naruto Vs Sasuke V2 Theme | Designed by Johanes DJ